Teknologi Medis di Tengah Pandemi – Kemajuan teknologi telah terjadi di berbagai bidang. Sama halnya dengan di dunia kesehatan. Teknologi medis sendiri merupakan ilmu kedokteran yang menggunakan peralatan juga prosedur tertentu yang bertujuan untuk menemukan penyebab dari suatu penyakit, hingga mampu mendapatkan metode pengobatan atau penyembuhannya.

Lantas apa teknologi medis apa saja yang berkembang di masa pandemi ini, berikut penjelasannya.

Telemedicine

Tidak bisa dipungkiri bahwa sejak pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 lalu telah mempercepat penggunaan sumber daya telehealth. Salah satu manfaatnya adalah mengurangi kontak antara pasien dengan pasien lainnya, juga dengan petugas kesehatan.

Telehealth sendiri disediakan pada aplikasi telemedicine, sistem berbasis API yang bisa dengan mudah menghubungkan aplikasi seluler dengan browser web.

Selain itu aplikasi telemedicine juga memiliki banyak fitur, seperti melakukan chat, video, hingga berbagi file dan layar.

BlueDot

Teknologi Medis mencuat namanya di tengah pandemi Covid-19 adalah BlueDot. Platform yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi wabah penyakit menular ini, dikembangkan oleh seorang Ahli

Epidemiologi dan Dokter asal Toronto, Amerika Serikat (AS), Kamran Khan.

BlueDot sendiri telah digunakan saat

memprediksi virus Zika yang akan menyebar ke Florida pada 2016 lalu dan berhasil dilakukan tepat enam bulan sebelum peristiwa tersebut terjadi. Bahkan sebelumnya di tahun 2014, BlueDot juga bisa menemukan bahwa Ebola akan meninggalkan Afrika Barat.

Kehebatan lain dari BlueDot yang telah berdiri enam tahun yang lalu ini adalah kemampuannya memindai lebih dari 100.000 sumber media dari seluruh dunia yang terdiri lebih dari 65 bahasa yang berbeda, untuk memastikan adanya wabah yang berbahaya, setiap barunya.

Termometer Inframerah

Baca Juga :  Aplikasi Online Cari Jodoh Khusus Muslim

Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi medis yang satu ini juga bermunculan di setiap lokasi selama pandemi. Meskipun benda ini bukanlah barang baru namun keberadaannya saat ini sangatlah berarti.

Dimana termometer inframerah tidak memerlukan adanya kontak fisik sehingga bisa meminimalisir penyebaran virus. Menariknya jenis termometer ini tidak hanya berguna untuk mengukur suhu tubuh manusia, tetapi bisa digunakan oleh pemadam kebakaran untuk mencari titik panas ketika terjadi kebakaran.

IoMT

Internet of Medical Things adalah pengembangan dari Internet of Things (IoT) yang sebelumnya telah berhasil merevolusi bisnis di berbagai bidang. Sementara perangkat media yang terhubung dengan IoMT maka memungkinkan para professional media untuk melakukan banyak hal, termasuk e-visit atau kunjungan secara elektronik hingga melakukan beberapa tindakan lainnya.

Kelebihan IoMT lainnya adalah mampu terus melakukan pelacakan data media dan bisa mengeluarkan peringatan saat mendeteksi anomali apa saja, karena memang memiliki sensor dengan presisi yang tinggi, sehingga bisa memprediksi terjadi perkembangan sebuah penyakit.

Setiap data yang berhasil dikumpulkan oleh perangkat IoMT pastinya sangat bermanfaat bagi para ahli medis. Dimana dengan teknologi ini, maka layanan kesehatan tidak perlu lagi mengandalkan laporan gejala subjektif dari pasien. Bahkan bisa membantu memantau pasien dari jarak jauh, serta mampu mengakses data yang relevan hingga mampu memberikan basil diagnosis yang akurat.

Masih banyak sekali teknologi medis yang tengah berkembandi di masa  pandemi, termasuk salah satu ya adalah vaksin, kemudian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga memiliki setidaknya empat inovasi, termasuk alat Rapid Diagnostic test Antigen Covid-19 yang diberi nama BPRO, dan masih banyak lagi.

Itulah beberapa kemajuan teknologi medis yang telah ada dan akan terus berkembang saat ini. Bagaimana menurut Anda?

Baca Juga :  Cara Mematikan Sensor Proximity HP Oppo Pakai Aplikasi