Teknologi Laboratorium Medis – Salah satu program studi pendidikan kesehatan yang awalnya dikenal dengan Analis Kesehatan, yaitu Teknologi Laboratorium Medis, akan mempelajari bagaimana cara menjadi seorang tenaga ahli di bidang kesehatan, hingga akhirnya melahirkan Profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik.

Dimana tenaga kesehatan ini akan melakukan serta mengevaluasi berbagai prosedur laboratorium, kemudian memiliki kompetensi untuk melakukan analisis kimia yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Berikut ini sejumlah pekerjaan penting atau fungsi yang akan dilakukan oleh para ahli teknologi laboratorium medis:

  • Mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproses spesimen atau diagnosis. Kemudiana melaksanakan uji analitik terhadap reagen dan diagnosis tersebut.
  • Mampu mengoperasikan serta memelihara peralatan dan berbagai instrumen laboratorium.
  • Melakukan evalusi terhadap data laboratorium, teknik, instrumen, dan prosedur baru laboratorium secara efektif dan efisien.
  • Tugas lainnya adalah merencanakan, mengatur, melaksanakan hingga mengevaluasi kegiatan laboratorium.
  • Melakukan pembimbingan hingga membina tenaga kesehatan lain dalam bidang teknik kelaboratoriuman, serta merancang dan melaksanakan penelitian dalam berbagai bidang laboratorium kesehatan.

Adapun jenjang sekolah untuk bidang studi ini sudah dimulai sejak dari SMK. Namun bagi Anda yang ingin memulainya di tingkatan kuliah, maka bisa memilih jurusan tersebut di berbagai Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut ini adalah beberapa Perguruan Tinggi yang membuka jurusan teknologi laboratorium medis.

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah, Jl. Mustafa Sari No.5 Tengkerang Sel, Kota Pekanbaru, Riau.
  2. Politeknik Kesehatan Malang, Jalan Besar Ijen 77C, Kota Malang, Jawa Timur.
  3. Akademi Analis Kesehatan Malang, Mega Mendung No.1, Kota Malang, Jawa Timur
  4. Universitas Binawan, Jl. Raya Kalibata No.5 RT.12/RW.5, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta.
  5. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam, Jl. Sudirman No.38 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali, Jl Kecak No. 9A Gatot Subroto Timur, Kota Denpasar, Bali.
  7. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani, Jl. Unjani, Kota Cimahi, Jawa Barat.
  8. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika, Jl. Prof.Dr.Hamka No.228, Kota Padang, Sumatera Barat.
  9. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Jl. Mojopahit 666-B, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
  10. Universitas Maarif Hasyim Latif, Jl. Raya Ngelom Megare No.30, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
  11. Politeknik Kesehatan Muhammadiyah, Dr. Ratulangi No. 101 Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Baca Juga :  Rekomendasi Saham Teknologi Terbaik Indonesia

Di beberapa perguruan tinggi negeri yang tersebar di berbagai provinsi di negara ini juga membuka program jurusan tersebut. Sementara untuk jenjang SMK di antaranya adalah:

  1. SMK Abdurabb Pekanbaru, Jl. Delima No.149, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.
  2. SMK Tekno Medika Plus, Jalan Kaum Pandak Alok No. 8 RT. 002/003 Karadenan Kec. Cibinong Kab. Bogor.
  3. SMK Kesehatan Bhaktiwiyata, Jl. KH. Wahid Hasyim 65, Kediri, Jawa Timur.
  4. SMK Kartek 2, Jl. Raya Jatilawang No. 1, Adisara, Jatilawang, Banyumas.
  5. SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo, Jl. Raya Siwalanpanji, Kelurahan Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Jenjang Karir

Untuk jenjang jurusan teknologi laboratorium medis di antaranya:

  • Laboratorium Klinik Swasta, Laboratorium Kesehatan daerah, Laboratorium Forensik Kepolisian.
  • Rumah sakit pemerintah atau swasta.
  • Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),
  • Lembaga penelitian SAINS (LIPI, Biofarma).
  • Dosen, dll.

Itu dia penjelasan singkat mengenai program bidang studi teknologi laboratorium medis yang perlu Anda ketahui. Yang pasti pekerjaannya memang melakukan berbagai pelayanan di laboratorium kesehatan yang meliputi bidang hematologi, mikrobiologi, imunologi-serologi, kemudian, toksikologi, biologi dan fisika, juga kimia lingkungan, kimia air, patologi anatomi, hingga kimia klinik.