Anda yang kurang paham dengan mesin dan baru menerima saat servis rutin selesai, namun Anda tetap perlu mengetahui 7 cara merawat mobil sederhana ini. Bahkan jika Anda malas, Anda pasti bisa melakukannya.

Gaya hidup masa kini yang mengharuskan sebagian orang beraktivitas di rumah mengurangi intensitas penggunaan mobil sebagai alat transportasi.

Namun, sebagai pemilik mobil yang menginginkan mobilnya selalu dalam kondisi optimal saat digunakan, ada baiknya Anda mengikuti beberapa cara merawat mobil dengan mudah berikut ini:

Baca Juga : Begini Cara Mengganti Ban Mobil Sendiri Yang Benar

Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil SalesHariadi mengatakan, kecuali mobil sudah lama digunakan, masih perlu perhatian dan merawat dari pemiliknya.

7 Cara Merawat Mobil Sendiri Agar Awet

Percaya padaku. Lima cara merawat mobil baru ini harus dipahami dan dilakukan bahkan oleh si pemalas. Jika Anda tidak mengerti, lebih baik menjual mobil Anda dan naik taksi online setiap hari.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak seperti apa merawatnya, baca ulasan lengkap kami di bawah ini.

1. Penggantian ban dan pemeriksaan tekanan udara

Penggantian Ban

Fungsi ban mobil sangat penting dan menentukan keselamatan berkendara. Oleh karena itu, pemilik mobil perlu mengetahui cara membongkar ban.

Bagaimana jika ban tiba-tiba pecah di tengah jalan tanpa melepas ban? Saatnya meminta seseorang untuk memasang ban cadangan.

Dalam proses melepas ban, Anda juga perlu memahami cara menggunakan dongkrak. Bagi yang tidak bisa, tidak apa-apa. Masih ada waktu untuk belajar. Tidak sulit juga.

Baca Juga : Tips Spooring Mobil Yang Benar dan Baik

Periksa tekanan udara

Selain membongkar ban, Anda juga perlu mengetahui tekanan ban. Periksa tekanan ban standar mobil Anda di manual.

Baca Juga :  Inilah Alasan Dibalik Kunci Mobil Tidak Berfungsi

Kemudian tendang ban mobil dengan kaki Anda. Jika suara yang dihasilkan keras dan pantulannya kuat, maka bisa dikatakan tekanan ban terlalu tinggi. Tetapi dalam kasus sebaliknya, jelas bahwa tidak ada cukup udara di dalam ban.

Jadi, jangan lupa untuk memeriksa tekanannya. Apalagi jika Anda sedang melakukan perjalanan atau perjalanan ratusan kilometer pulang pergi.

2. Lakukan pemanasan mesin secara teratur

Mobil memiliki banyak bagian, terutama mesin, yang membutuhkan pelumasan yang baik setiap saat. Oleh karena itu, pemanasan mesin mobil sebaiknya dilakukan secara rutin, sekali selama beberapa hari.

Kegiatan ini juga dapat dilakukan sambil memastikan bahwa kondisi lain dari kendaraan, seperti suara dan getaran, tidak terdeteksi sebagai tidak normal dalam kondisi normal.

Baca Juga : Situs Jual Beli Mobil Bekas yang Terpercaya

2. Periksa oli mesin

Penggantian oli mesin dilakukan secara rutin setiap 5.000 km. Namun, terkadang waktu penggantian oli tertunda karena jadwal yang padat.

Sebagai pemilik mobil, penting untuk memeriksa oli mesin Anda sendiri. Padahal, memeriksa oli sangat mudah. Hidupkan saja mesinnya. Jika indikator oli di dasbor mati, oli masih dalam kondisi baik.

Jangan sampai biaya merawat atau perbaikan mobil justru menguras tabungan Anda. Manfaatkan asuransi mobil syariah untuk ditanggung pada tagihan Anda di bengkel.

Asuransi mobil syariah menjamin pertanggungan dengan tetap mengutamakan pengelolaan keuangan sesuai ketentuan syariah. Tetapi untuk lebih tepatnya, Anda perlu melakukan hal berikut: Berikut langkah-langkahnya.

  1. Matikan mesin mobil dan tunggu 10 menit
  2. Buka kap mesin dan tarik oil stick (di atas massa mesin)
  3. Bersihkan ujung tongkat dengan lap.
  4. Masukkan kembali tongkat dan lepaskan.
  5. Jika Anda melihat stik oli, Anda dapat membaca level oli melaluinya (rendah, sedang, atau terlalu tinggi).
  6. Jika di bagian L atau 1, kondisi oli berkurang. Posisi 2 berarti normal, 3 atau F atau lebih tinggi berarti kepenuhan.
Baca Juga :  Apa Peran Intake Manifold Pada Mesin?

Baca Juga : Daftar Harga Mobil Wuling Medan, Terjangkau dan Recommended 

3. Periksa kebersihan di sekitar ruang mesin

Meskipun hood dipasang sebagai bagian pelindung area kompartemen mesin, debu atau benda asing seperti daun kering, kotoran hewan atau kotoran lainnya sering masuk.

Kondisi kotor ini lambat laun mempengaruhi kinerja dan keamanan ruang mesin. Jangan lupa untuk memeriksa area di sekitar kompartemen mesin dan membersihkannya jika perlu.

4. Amati situasi di bawah mobil

Bagian yang jarang dipantau, seperti bagian bawah kendaraan, juga perlu diperhatikan. Cara termudah adalah dengan mengamati sisi lantai tempat mobil diparkir, terutama lantai ruang mesin.

Kondisi yang baik adalah tidak ada tetesan cairan di lantai, seperti pelumas mesin, minyak rem, cairan pendingin radiator, atau cairan lainnya. Jika ada tetesan, periksa dulu jenis cairannya dan segera hubungi pusat servis resmi.

Baca Juga : Daftar Harga Mobil 2021 dengan Spesifikasi yang Ramah Lingkungan

5. Rotasi ban pada jarak dekat

Mobil yang diparkir terlalu lama dapat menimbulkan masalah seperti ban kempes atau permukaan rata karena keempat ban harus menahan beban.

Untuk menghindarinya, ada baiknya Anda membiarkan pemilik mobilnya mengemudikan mobilnya sebentar dan membuat jarak pendek di sekitar rumah. Ban mobil berputar dengan baik dan mudah.

6. Perhatikan lokasi parkir Anda

Melindungi mobil kesayangan tidak hanya berlaku pada mesin dan roda, tetapi juga pada bodi eksterior yang merupakan bagian visual dari kendaraan.

Langkah utama adalah memilih lokasi parkir yang aman, seperti menghindari parkir di bawah pohon. Bahkan pohon yang rindang dapat menimbulkan risiko yang mengganggu, seperti getah yang menetes, cabang yang patah, atau cat mobil yang melepuh.

Baca Juga :  Harga Mobil Honda Terbaru di Tahun 2021

Baca Juga : Daftar Harga Mobil Honda Terbaru yang Terjangkau dan Pas Di Kantong

7. Pembersihan eksternal

Mobil yang diparkir di rumah juga bisa terkena debu dan kotoran. Karena itu, bersihkan bagian luar body mobil secara berkala dan hilangkan bekas kotoran. Dengan demikian, penampilan cat mobil tetap terjaga dengan baik.