Apakah Anda tahu cara mengganti ban mobil dengan benar? Meski letaknya di lantai, ban merupakan salah satu komponen penting sebuah kendaraan. Ban membantu mobil Anda berjalan dengan baik di jalan. Karena fungsinya yang penting tersebut, ban mobil harus dirawat dengan baik.

Salah satunya adalah mengganti ban mobil yang bocor atau pecah di tengah jalan. Oleh karena itu, setiap pengemudi, baik pria maupun wanita, harus mengetahui cara mengganti ban mobil.

Kendaraan dengan mobilitas tinggi harus dirawat dengan baik untuk menjaga performanya. Selain mesin, suku cadang mobil lainnya, termasuk ban, juga harus diperhatikan. Jika dibiarkan, maka akan mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan Anda saat berkendara. Oleh karena itu, selalu perhatikan kondisi ban mobil Anda dan jika ban menunjukkan karakteristik tertentu, gantilah dengan yang baru.

Baca Juga : Tips Spooring Mobil Yang Benar dan Baik

Padahal, mengganti ban mobil tidaklah sulit. Selama Anda memiliki semua peralatan yang Anda butuhkan dan memahami teknik memutar baut yang benar, Anda dapat mempelajari dan berlatih mengganti ban dengan cepat. Bagi Anda yang masih bingung atau ingin mengganti ban mobil untuk pertama kali, berikut beberapa tips dan trik mengganti ban mobil dengan benar.

Cara Mengganti Ban mobil Sendiri

Dalam situasi atau keadaan darurat tertentu, terkadang Anda harus bisa mengganti ban mobil sendiri tanpa bantuan seorang profesional. Kondisi ini dapat terjadi jika bengkel terdekat tidak dapat ditemukan atau berada di luar jangkauan mekanik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dan dapat mengganti ban kendaraan sendiri.

Hal pertama yang harus dilakukan saat mengalami masalah pada ban mobil, seperti pecah atau bocor, adalah dengan menenangkannya. Selanjutnya, periksa kondisi ban untuk melihat seberapa parah kerusakannya. Jika Anda perlu mengganti ban, siapkan perlengkapan Anda terlebih dahulu, seperti dongkrak, kunci baut, dan ban cadangan.

Baca Juga : Situs Jual Beli Mobil Bekas yang Terpercaya

  • Jika ban Anda kempes atau kempes, tetap tenang.
  • Temukan tempat yang aman untuk mengganti ban Anda
  • Pastikan tempat berada di jalan yang rata.
  • Lakukan pemasangan segitiga pengaman untuk peringatan kendaraan lain yang melintas.
  • Nyalakan lampu hazard
Baca Juga :  Honda Beat Street dan Spesifikasinya

Selanjutnya ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukan cara mengganti ban mobil sendiri.

1. Siapkan dongkrak dan ban serep (cadangan).

Anda juga perlu mengetahui lokasi dongkrak dan ban serep/ban serep mobil Anda. Biasanya ban serep berada di lantai bagasi dan dongkrak berada di bawah atau di belakang kursi penumpang.

Setelah Anda memarkir mobil di tempat yang aman dan menyalakan lampu hazard, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan peralatan yang Anda perlukan, mulai dari dongkrak mobil dan kunci roda hingga ban serep. Ketiga peralatan tersebut harus selalu dibawa di bagasi mobil Anda dan siap pakai. Untuk menaikkan atau menurunkan dongkrak nanti, baca instruksi dongkrak.

2. Pasang dongkrak mobil

Catatan penting! Pastikan untuk memasang dongkrak di dekat ban yang Anda ganti, dan juga memasang dongkrak pada struktur yang kokoh. Tempat terbaik untuk memasang dongkrak adalah titik dongkrak yang ditandai dengan lekukan di dekat roda (lihat gambar). Pastikan juga dongkrak dalam posisi vertikal. Kemudian angkat ban dengan dongkrak sampai ban terangkat.

Saat mengangkat mobil dengan dongkrak, perhatikan posisi dongkrak. Jika dongkrak tampak miring, jangan dipaksakan. Segera turunkan dongkrak dan posisikan kembali dongkrak.

Baca Juga : Daftar Harga Mobil Wuling Medan, Terjangkau dan Recommended 

3. Kendorkan semua baut ban

Setelah mengangkat ban, Anda dapat mulai membuka semua baut ban sampai benar-benar lepas. Jangan lupa untuk menyimpan baut agar tidak hilang. Lepaskan ban dari dudukannya dan simpan ban di tempat yang aman. Letakkan dalam posisi tidur untuk mencegah ban menggelinding.

4. Kendurkan baut ban, tetapi jangan dibuka sampai kendor

Untuk mengendurkan baut, kencangkan terlebih dahulu penutup lubang baut, jika ada. Angkat penutup dengan obeng dan putar baut berlawanan arah jarum jam. Trik mudah untuk membuka baut adalah dengan membuka baut di sisi lain. Ulangi cara ini sampai semua baut kendor. Tapi istirahatlah yang cukup. Periksa apakah baut ban tidak kendor pada tahap ini.

Baca Juga :  Biaya Service Honda Scoopy di Tahun Pertama

5. Dapatkan dan Pasang Ban Cadangan

Turunkan ban serep dengan memutar baut ban serep ke kiri atau berlawanan arah jarum jam. Pastikan ban terpasang dengan benar.

Sebagai tip penggantian ban mobil, Anda bisa memasukkan ban dengan cara digoyang-goyangkan sedikit. Dengan cara ini Anda dapat dengan mudah menemukan lokasi yang tepat. Dengan cara ini, relatif sedikit energi yang dikonsumsi untuk mengganti ban.

Setelah ban berada di posisi yang benar, kencangkan baut dengan cara yang sama seperti Anda mengendurkannya. Pasang baut satu per satu dengan arah yang berlawanan. Tidak perlu mengencangkannya. Cukup pasang baut sampai cukup kencang dan kencang.

6. Turunkan dongkrak dan kencangkan bautnya

Ban sekarang dipasang dan baut berada di posisi semula. Selanjutnya, Anda dapat mulai menurunkan dongkrak. Dongkrak harus diturunkan perlahan dan hati-hati. Saat ban menyentuh tanah, lepaskan dongkrak dan kencangkan bautnya satu per satu.

Menggunakan teknik yang sama seperti sebelumnya, kami mengikatnya dalam pola silang. Pastikan semua baut kencang saat ini. Jika perlu, Anda bisa menggunakan kaki untuk melangkah lebih meyakinkan.

Baca Juga : Selain Daftar Harga Mobil Bekas, Perhatikan Hal Lain Saat Membeli Mobil Bekas 

Pastikan kunci roda terpasang dengan kencang saat mengencangkan baut. Memutar kunci roda yang tidak terpasang dengan benar justru dapat merusak baut itu sendiri.

Cara Merawat Ban Mobil Agar Awet

Ban mobil yang terawat pasti lebih awet dan tidak mudah bocor. Salah satu penyebab umum ban kempes adalah tidak dapat digunakan lagi.

Jadi, merawat ban mobil Anda dengan cara yang benar juga bisa mengurangi masalah seperti kebocoran ban. Selain itu, Anda tidak perlu terlalu sering mengganti ban mobil.

Merawat ban sebenarnya jauh lebih mudah daripada mengganti ban itu sendiri. Tidak diperlukan keahlian atau trik khusus untuk melakukan ini.

Baca Juga :  Hal-hal Yang Perlu diingat Saat Memperbaiki Kaca Depan Mobil

1. Jangan membebani mengemudi

Mungkin ini terlihat sederhana. Namun, mengemudi di bawah beban berat dapat memberi tekanan berlebihan pada ban.

Bukan tidak mungkin ban mobil pecah jika beban yang diangkut terlalu tinggi. Tentu saja, mengemudi dengan kecepatan tinggi bisa sangat berbahaya.

Melakukan perawatan ban mobil secara rutin dapat memperpanjang umur ban Anda. Berkendara menjadi lebih aman dan nyaman.

2. Menjaga tekanan ban mobil

Idealnya, Anda harus memeriksa tekanan ban setiap kali Anda berkendara. Namun jika hal ini tidak memungkinkan, periksa tekanan ban seminggu sekali atau sebulan sekali.

Ban mobil yang kekurangan udara bisa tampak seperti masalah kecil. Namun jika diseret terus menerus, kondisi ini bisa memperpendek umur ban itu sendiri.

Ini juga karena ban bertekanan rendah dapat meningkatkan gesekan antara ban dan aspal. Akibatnya, ban akan lebih cepat melunak.

3. Periksa kondisi ban Anda secara berkala

Ban yang sudah mulus tentu bisa membahayakan pengemudi dan penumpang. Untuk itu, selalu periksa kondisinya minimal sebulan sekali. Anda juga dapat memacu dan menyeimbangkan jika diperlukan.

Namun, ada beberapa aspek yang bisa dipilih, seperti kapasitas muat dan kecepatan ban maksimal. Keduanya diwakili oleh kode numerik dan kode karakter. Lihat tabel di bawah untuk detailnya.

Baca Juga : Daftar Harga Mobil Murah Mulai dari 100 Jutaan 

Kode Beban Maksimum Ban:

  • Kode 62: 265 kg
  • Kode 63: 272 kg
  • Kode 64: 280 kg
  • Kode 66: 300 kg
  • Kode 68: 315 kg
  • Kode 70: 335 kg
  • Kode 73: 365 kg
  • Kode 75: 387 kg
  • Kode 80-89: 450-580kg
  • Kode 90-100: 600-800 kg

Kode Kecepatan Maks Ban:

  • Kode P: 150km/jam
  • Kode Q: 160 km/jam
  • Kode R: 170 km/jam
  • Kode S: 180km/jam
  • Kode T: 190km/jam
  • Kode H: 210 km/jam
  • Kode V: 240km/jam
  • Kode W: 270 km/jam
  • Kode Y: >300 km/jam